PBB Gagal Jatuhkan Sanksi Baru untuk Korut

Anton Suhartono
Korea Utara (Korut) terhindar dari sanksi baru dari Dewan Keamanan PBB. (Foto : Reuters)

Dia menambahkan, Korut telah meluncurkan enam ICBM sepanjang tahun ini dan diyakini segera menguji coba senjata nuklir.

Selama 16 tahun terakhir, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat sepakat meningkatkan sanksi kepada Korut yang bertujuan memotong aliran dana bagi upaya pengembangan program senjata nuklir dan rudal balistik. Dewan Keamanan terakhir menjatuhkan baru untuk Korut Pyongyang 2017.

Sejak itu China dan Rusia mendorong agar sanksi dilonggarkan dengan alasan kemanusiaan. Sebelum voting terbaru ini digelar, China sudah mengulangi sikapnya dan siap mem-veto resolusi usulan AS itu.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan usulan sanksi terbaru ini merupakan jalan buntu.

"Pemberlakuan sanksi baru terhadap DPRK (Korea Utara) merupakan arah menuju jalan buntu. sudah menegaskan, memperkuat tekanan sanksi terhadap Pyongyang tidak efektif dan tidak manusiasi," kata Nebenzia. 

Dubes China untuk PBB Zhang Jun juga mengatakan sanksi tambahan terhadap Korut tidak akan membantu dan hanya akan memivu lebih banyak efek negatif serta konfrontasi.

"Situasi di Semenanjung (Korea) telah berkembang menjadi seperti saat ini, terutama akibat kebijakan AS yang gagal serta kegagalan dalam mengimplementasikan hasil dialog sebelumnya," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
17 hari lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

22 hari lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

2 bulan lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

3 bulan lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

3 bulan lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal