PBNU Turunkan Tim Advokasi Dampingi Warga di Wadas Purworejo

Sindonews
SM Said
Pohon diduga sengaja ditebang untuk menghalangi jalan ke Balai Desa Wadas, Jumat (23/4/2021) . Foto: ANTARA/HO-Polres Purworejo.

JAKARTA, iNews.id- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan menurunkan tim advokasinya untuk mendampingi warga di Wadas, Purworejo. Sebelumnya warga yang menolak tambang batu andesit di Desa Wadas terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.

Sekretaris Jenderal PBNU A Helmy Faishal Zaini menyayangkan terjadinya bentrokan apalagi di tengah bulan suci Ramadhan ini. "Kita mohon aparat keamanan untuk lebih berhati-hati dan lebih bijaksana, lebih arif untuk menjaga tidak terjadi bentrok fisik," kata Sekretaris Jenderal PBNU A Helmy Faishal Zaini dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (26/4/2021).

Selain itu, kata dia, PBNU juga meminta kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk turun tangan memediasi agar masalah ini bisa selesai.

"Pendapat sebagian kalangan yang menyatakan agar tambang tersebut dialihkan ke tempat lain mengingat jika tetap dilakukan di tempat yang sama akan menimbulkan longsor dan menimbulkan masalah di sumber mata air, perlu dipertimbangkan dan diperhatikan. Pemerintah perlu mendengar aspirasi dari masyarakat dan ahli," paparnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
16 hari lalu

Pembahasan Aturan Pemilihan Ketum PBNU Buntu, Pleno Muktamar NU Diskors

16 hari lalu

Peserta Muktamar NU Diduga Dipukuli karena Beda Dukungan, Kasus Dilaporkan ke Polisi

16 hari lalu

Tak Capai Mufakat, Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU Ditentukan lewat Voting Malam Ini

1 bulan lalu

Mencekam! Bentrok Suporter Pecah di Pasuruan, Mobil Polisi Dibakar dan Digulingkan

1 bulan lalu

Mencekam! 2 Kelompok Pemuda Saling Serang di Tuban Terekam CCTV, Batu Beterbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal