Pedagang Sleman Pasrah dengan Pembatasan Jam Operasional meski Omzet akan Turun

Priyo Setyawan
Pedagang kaki lima (Foto doc/iNews)

SLEMAN, iNews.id – Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Sleman menyayangkan kebijakan pemerintah soal pembatasan jam operasional yang hanya sampai pukul 20.00 WIB untuk mencegah penularan Covid-19. Mereka pasrah dengan kebijakan yang ada meski pendapatan mereka akan turun. 

“Sangat kami sayangkan, karena perekonomian saat ini sedang menggeliat,” kata salah satu pedagang, Wahyu Setya (30).

Menurutnya pembatasan aktivitas masyarakat akan berdampak panjang terhadap ekonomi warga. Dipastikan akan kembali drop dan omzet kembali turun. 

“Mau bagaimana lagi, kami harus patuh dengan aturan itu,” katanya.
 
Hal yang sama diungkapkan ketua paguyuban PKL Selter Denggung, Sleman, Tri Maryadi. Menurutnya, sebelum ada pembatasan kondisinya masih agak sepi dan belum mengeliat. Apalagi juga hujan terus menguyur, sehingga saat ini yang penting jalan dan tetap ada pemasukan. 

“Meski berdampak pada penjualan, tapi sudah peraturan bagaimana lagi,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Buntut Penebangan Pohon Tanpa Izin, Videotron SixNine Padel Bandung Disegel 

1 bulan lalu

Langgar Perda, Pengelola Lapangan Padel SixNine Bandung Disanksi Denda dan Tanam Pohon

1 bulan lalu

Viral! Warga Bandung Keluhkan Kegaduhan Aktivitas di Lapangan Padel, Satpol PP Tegur Pengelola

1 bulan lalu

Berantas Prostitusi Liar di Krian, Satpol PP Sidoarjo Bakar Puluhan Lapak Liar!

2 bulan lalu

Gunakan Alat, Puluhan Bangunan Liar di Pasar Pagesangan Surabaya Dirobohkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal