Pemkab Kulonprogo Siapkan Hunian Bagi Warga Terdampak Proyek Bandara

Kuntadi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mempersiapkan relokasi hunian tahap kedua bagi warga terdampak pembangunan Bandara Yogyakarta Baru (New Yogyakarta International Airport/NYIA). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo Tengah telah melakukan verifikasi atas data calon penghuni. Penyerahterimaan pun akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sementara, salah seorang warga penolak Sofyan mengaku akan tetap bertahan di lokasi yang dihuni saat ini. Mereka tidak pernah berencana menjual lahan, apalagi untuk kepentingan bandara. Warga juga tidak pernah tahu tahapan dan proses konsinyasi dan tidak pernah bersedia melepaskan lahan dengan iming-iming uang miliaran rupiah.

"Kami hanya butuh kehidupan yang nyaman. Tentram dan aman dari penggusuran," ujar Sofyan.

Sementara, Project Manager Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura Sujiastono berharap warga segera pindah. Dia menekankan, uang ganti rugi yang diberikan dan sudah dititipkan di pengadilan dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan hunian baru. Menurutnya, lahan yang ditempati saat ini telah menjadi milik negara dan segara digunakan untuk mendirikan bandara.

"Meski memegang sertifikat, itu sudah tidak berlaku. Tanah ini sudah menjadi tanah negara," ujar Sujiastono.

Dia menyarankan warga segera melepas rumahnya agar ada bagian yang bisa dimanfaatkan. Untuk sementara waktu juga disediakan beberapa alternatif bangunan yang bisa digunakan warga salah satunya di Rusunawa Triharjo.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pamit Cari Jerami, Petani Kulonprogo Ditemukan Tewas Tergeletak di Sawah

57 tahun lalu

BPBD Kulonprogo akan Kaji Saluran Drainase di Kawasan Aerotopolis Bandara YIA

57 tahun lalu

30 Hektare Lahan Melon Terendam Banjir, Petani Kulonprogo Merugi Puluhan Juta.

57 tahun lalu

Puluhan Rumah Warga di Temon Kulonprogo Terendam Banjir

57 tahun lalu

Motivasi Pelajar Agar Sukses, Kepala Balai Dikmen Kulonprogo Ingatkan Siswa Pakai Akik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal