Pemkot Jogja Jemput Bola Pembuatan Akta Kelahiran, Ini yang Disasar

Antara
Pemkot Jogja melakukan upaya jemput bola terkait pembuatan akta kelahiran di 22 kelurahan. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemkot Jogja melakukan upaya "jemput bola" terkait pembuatan akta kelahiran di 22 kelurahan. Langkah ini dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) 

"Program tersebut dimulai pada Kamis 15 Oktober di Kelurahan Bausasran dan berakhir pada 21 Oktober di Kelurahan Patehan," ujar Kepala Disdukcapil Kota Yogyakarta Septi Sri Rejeki, Selasa (13/9/2022).

Septi menyebut kegiatan itu merupakan upaya aktif mereka untuk mengedukasi dan memastikan seluruh warga tertib administrasi kependudukan.

Menurutnya, kegiatan jemput bola pelayanan pembuatan akta kelahiran tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat Kota Yogyakarta yang belum memiliki dokumen pencatatan sipil tersebut.

Program tersebut menyasar bayi yang baru dilahirkan maupun warga yang sudah terlambat memiliki akta kelahiran. Warga yang kehilangan akta kelahiran juga bisa mengakses layanan jemput bola tersebut, tambahnya.

"Kami tidak ingin hanya menunggu warga datang ke kantor dinas untuk mengakses layanan akta kelahiran. Kami pun harus aktif datang ke masyarakat sehingga tertib administrasi kependudukan bisa segera diwujudkan," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk dapat mengakses program "jemput bola" tersebut, warga di 22 kelurahan cukup menyerahkan berbagai dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk pembuatan akta kelahiran. Syarat tersebut dapat diserahkan ke kelurahan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh Disdukcapil Kota Yogyakarta.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

Demo di Yogyakarta, Massa Duduki Titik Nol Kilometer

17 hari lalu

Heboh Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, IDAI Jatim Ungkap Faktanya

18 hari lalu

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, Wagub Jatim Buka Suara

2 bulan lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pemotor Lansia Tewas Tabrak Truk Berhenti di Jalan

6 bulan lalu

Dugaan Malapraktik, Keluarga Lapor Polisi usai Bayi Patah Tulang di RSUD Sumba Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal