Pemprov DIY Gandeng BPOM Berantas Peredaran Obat Palsu dan Ilegal

Kuntadi
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menunjukkan nota kerja sama dengan BPOM di Kepatihan, Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan obat dan makanan. Kerja sama ini tidak lepas dari maraknya pemalsuan obat yang beredar di pasaran.

Gubernur DIYSri Sultan Hamengkubuwono (HB) X mengatakan, selama ini banyak produk kedaluwarsa dan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya yang beredar bebas di pasar tradisional dan supermarket. Sejumlah obat yang dipalsu merupakan obat-obat yang laku keras di pasaraan. Seperti antibiotik dan antihistamine hingga obat untuk penyakit degeneratif.

Bahkan, banyak informasi beredar jika obat produk China yang dilabeli herbal ternyata mengandung bahan kimia yang berpotensi merusak ginjal. “Obat domestik juga perlu dicek karena tidak kalah berbahaya dari rokok,” tutur Sultan di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (2/11/2018).

Menurut Sultan, banyak kasus yang muncul karena ada indikasi kesalahan dalam sistem pengawasan. Seperti sanksi yang ringan bagi pemalsu obat yang tidak menimbulkan efek jera. Karena itu, perlu dilakukan upaya bersama dalam menghindari obat ilegal

Kemajuan teknologi juga telah membawa perubahan yang cepat pada industri farmasi, obat asli Indonesia hingga makanan, kosmetika dan alat kesehatan. Bahkan banyak industri telah mampu memproduksi dengan skala yang besar. Sementara tingkat konsumsi di masyarakat juga terus meningkat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidak Pasar Curug, BPOM Tangerang Temukan 3 Bahan Makanan Mengandung Formalin

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Banyumas, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal