Pemprov DIY Gandeng BPOM Berantas Peredaran Obat Palsu dan Ilegal

Kuntadi
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menunjukkan nota kerja sama dengan BPOM di Kepatihan, Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

“Perubahan teknologi produksi, harmonisasi perdagangan dan gaya hidup pada realitasnya meningkatkan risiko dengan implikasi yang luas pada kesehatan dan keselamatan konsumen,” kata Sultan.   

Kepala BPOM, Penny L Lukito berharap kerja sama BPOM dengan Pemda DIY bisa berkontribusi nyata pada peningkatan pelayanan publik dan perlindungan kepada masyarakat untuk menciptakan masyarakat DIY yang semakin berkualitas.

Salah satunya dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi dan daya saing produk daerah. Termasuk di dalamnya upaya pembinaan dan pendampingan UMKM Obat Tradisional, Kosmetik, dan Makanan untuk peningkatan pemenuhan persyaratan keamanan dan kualitas produk. “Masyarakat semakin cerdas sebagai konsumen. Namun harus meningkatkan pemahaman tentang obat dan makanan agar terlindung dari produk yang berisiko bagi kesehatan,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidak Pasar Curug, BPOM Tangerang Temukan 3 Bahan Makanan Mengandung Formalin

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Banyumas, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal