Kisah Keberanian Rasulullah SAW dalam Perang Hunain

Kastolani Marzuki
Ilustrasi Perang Hunain yang terjadi di Bulan Syawal. (Foto: istimewa)

Dari kisah ini dapat ditarik kesimpulan keberanian Nabi Saw yang terperikan. Dalam situasi seperti itu di mana pertempuran sedang sengitnya pasukan Nabi SAW telah mundur dan lari meninggalkan dirinya.

Tetapi Nabi SAW tetap berada di atas begal kendaraannya, padahal kendaraan begal tidak cepat larinya dan tidak layak untuk lari atau untuk menyerang, tidak layak pula untuk melarikan diri.

Sekalipun demikian, Rasulullah SAW memacunya menuju arah jantung musuh seraya mengisyaratkan nama dirinya, agar orang yang tidak mengenalnya menjadi kenal kepadanya, semoga salawat dan salam Allah terlimpahkan kepadanya sampai hari pembalasan.

Sikap seperti itu tiada lain hanyalah karena percaya kepada Allah dan bertawakal kepada-Nya, bahwa Allah pasti akan menolongnya dan akan menyempurnakan risalah yang diembannya, serta pasti meninggikan agama-Nya di atas semua agama lain. 

Wallahu A'lam.

(Sumber: Tafsir Ibnu Katsir)

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perang Hunain Bukti Keteguhan Iman dan Mukjizat Rasulullah SAW

57 tahun lalu

Kisah Perang Hunain yang terjadi di Awal Bulan Syawal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal