Perang Rusia-Ukraina Jadi Pelajaran Berharga China untuk Serang Taiwan

Anton Suhartono
Perang Rusia dan Ukraina menjadi pelajaran berharga bagi China. (Foto ilustrasi : reuters)


WASHINGTON, iNews.id - Perang Rusia dan Ukraina menjadi pelajaran berharga bagi China. Pemerintah China akan berpikir ulang untuk menyerang Taiwan.

Pasalnya, perang bisa berlangsung lama, apalagi jika di Taiwan didukung negara Barat.

Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Bill Burns mengatakan, posisi China dalam menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan lebih kepada pertanyaan kapan dan bagaimana, bukan apakah.

Menurut Burns, China mungkin berpikir bahwa kemenangan tak bisa diraih dengan cepat sekalipun memiliki kekuatan militer yang luar biasa. Ada perasaan gelisah di China saat melihat perang Rusia-Ukraina bisa berlangsung 5 bulan, bahkan diperkirakan memakan waktu panjang.

Burns menilai panjangnya waktu perang tersebut sebagai kegagalan strategis Presiden Vladimir Putin yang mulanya berhadap pemerintah Presiden Volodymyr Zelensky akan jatuh dalam hitungan beberapa pekan sejak operasi militer digelar pada 24 Februari.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
29 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

1 bulan lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

2 bulan lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

2 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

3 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal