Pernikahan Dini di Bantul Selama Pandemi Covid-19 Meningkat, Banyak yang Hamil Duluan ‎

Kuntadi
Angka pernikahan dini di Kabupaten Bantul tinggi selama pandemi Covid-19(Foto: Ilustrasi/Ist)

Dalam masa pandemi Covid-19, sistem pembelajaran lebih banyak dilakukan secara daring. Artinya anak-anak ini banyak berada di rumah. Namun kenyataanya justru angka pernikahan dini meningkat. 
   
Kemenag sebenarnya sudah memiliki program bimbingan nikah ekstra bagi calon pengantin berusia muda. Kegiatan ini menyasar anak-anak remaja yang duduk di bangku sekolah.   

"Bimbingan ini diharapkan bisa menekan kasus pernikahan dini,” katanya. 

Anggota Komisi D, DPRD Bantul, Eko Sutrisno Aji mengaku prihatin dengan tingginya angka pernikahan dini. Dewan sudah mendiring eksekutif untuk melakukan sosialisasi terkait upaya pencegahan pernikahan dini.  

“Ini menjadi tanggungjawab semua, agar kasus pernikahan dini tidak meningkat,” ujarnya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Usung Ekoteologi, PTKIN Borong Penghargaan UI GreenMetric 2026

2 bulan lalu

KUA Takalar Pastikan Pernikahan Viral Bocah SD dan SMP Tidak Sah Secara Hukum

2 bulan lalu

Viral Pernikahan Dini Bocah SD dan SMP di Takalar, Diduga Malu usai Kawin Lari

2 bulan lalu

Gempa Flores Rusak 72 Madrasah, Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar

4 bulan lalu

Tragis! Tersengat Listrik Saat Cari Pakan Ternak, Buruh Tani di Bantul Tewas di Atas Pohon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal