Rusia Sebut Amerika Tengah Ciptakan Virus Corona yang Lebih Mematikan

Ahmad Islamy Jamil
AS dituding tengah berusaha menciptakan virus corona yang lebih mematikan dan menulardari pada virus omicron.  (Foto Ilustrasi: Antara)

Dia menyebut eksperimen tersebut dilakukan di Laboratorium Penyakit Menular Nasional Universitas Boston, Massachusetts. Pada laporan pracetaknya, para ilmuwan mengatakan penelitian virus corona mereka didanai sebagian dengan hibah dari National Institutes of Health (NIH) dan National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID).

Untuk diketahui pada 2021, NIH berusaha menjauhkan diri dari penelitian fungsi apa pun tentang virus corona. Saat itu NIH menyatakan, baik mereka maupun NIAID tidak pernah menyetujui penelitian pendukung hibah yang akan meningkatkan penularan atau kematian virus bagi manusia. Studi Universitas Boston disebutkan hanya mengamati tikus.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
17 hari lalu

Pasien Influenza A Melonjak di Sidoarjo, Rumah Sakit Siapkan Bed Tambahan

30 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

2 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

4 bulan lalu

Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua

4 bulan lalu

Dramatis! Evakuasi Pilot Amerika Tewas di Yahukimo, TNI Sisir Lokasi Kejar Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal