Rusia Segera Gelar Referendum di Ukraina, Amerika Menentang Keras

Umaya Khusniah
Pemerintah Rusia tengah bersiap untuk mengelar referendum di wilayah Ukraina yang berhasil mereka kuasai. (Foto : Reuters)

AS menilai, pejabat Rusia sebenarnya menyadari apa yang mereka lakukan akan kekurangan legitimasi. Referendum tidak akan mencerminkan keinginan rakyat. 

"Rakyat Ukraina, dalam setiap referendum yang bebas dan adil, akan sangat menentang bergabung dengan Rusia," tambahnya.

Komentar itu muncul setelah AS mengumumkan bantuan militer tambahan sebesar 3 miliar dolar untuk pasukan Kiev saat Ukraina memperingati Hari Kemerdekaannya. Menurut Pentagon, paket tersebut mencakup sistem rudal permukaan-ke-udara, roket berpemandu laser, drone Puma, dan senjata kontra-drone VAMPIRE.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
26 hari lalu

Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua

26 hari lalu

Dramatis! Evakuasi Pilot Amerika Tewas di Yahukimo, TNI Sisir Lokasi Kejar Pelaku

4 bulan lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

5 bulan lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

5 bulan lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal