Senjata dari Negara Barat untuk Ukraina Justru Jatuh ke Tangan Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Pasokan senjata dari negara-negara Barat untuk Ukraina diduga berakhir di tangan para teroris. (Foto Ilustrasi : Reuters)

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya berlomba-lomba memberikan bantuan keuangan dan senjata kepada Kiev. Sementara pada saat yang sama, mereka memberikan tekanan ekonomi pada Moskow.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
12 hari lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

6 bulan lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

6 bulan lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

11 bulan lalu

Identitas 4 Terduga Teroris Ditangkap di Sumbar-Sumut, Kelompok Ansharut Daulah

12 bulan lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal