Sepi Penghuni Gegara Covid-19, Pemilik Kos Rugi Puluhan Juta

Agregasi Harianjogja
Ilustrasi rumah kontrakan

SLEMAN, iNews.id - Bisnis indekos di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakart (DIY) hingga kini masih belum menunjukkan tanda peningkatan. Selama pandemi Covid-19, hunian indekos menurun drastis. Pemilik indekos merugi dari belasan juta hingga puluhan juta.

Salah seorang pengelola indekos eksklusif di Sanggrahan, Condongcatur, Depok, Sleman, Bayuk, mengatakan hingg Juli ini dari 10 indekos yang ditawarkan baru terisi satu hunian. Dengan beragam fasilitas seperti free wifi, kamar mandi dalam dan bebas iuran sampah, kos eksklusif ini bertarif Rp1,5 juta per bulan.

"Tapi karena situasi dan kondisi Covid-19 ini, belum banyak yang indekos. Ini jadi kendala utamanya," katanya, Minggu (2/8/2020)

Hingga kini, dia belum bisa memastikan kerugian selama pandemi Covid-19. Namun jika dirata-rata dari Maret hingga Juni tidak ada kos yang dihuni, kerugian bisa mencapai puluhan juta.

"Kami tetap menerapkan protokol kesehatan. Setahu saya belum ada bantuan khusus untuk indekos," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mahasiswa di Indramayu Tewas di Kali Anyar, Berawal Motor Ditemukan Tercebur di Sungai 

13 hari lalu

Demo Mahasiswa dan Santri Tuntut Berantas Judi di Mapolda Sumut Nyaris Ricuh

13 hari lalu

Geger! Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Tewas di Depan Kos Putri

1 bulan lalu

Viral Massa Datangi Mahasiswa Unnes Diduga Pelaku Pelecehan, Tuntut Minta Maaf

1 bulan lalu

Demo Mahasiswa di Lapangan Merdeka Medan Ricuh, Massa Sandera Truk TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal