Serangan KKB Tewaskan Puluhan Aparat, Negara Ini Berkabung 3 Hari

Umaya Khusniah
Puluhan tentara Mali tewas dan 33 lainnya terluka dalam serangan di sebuah pos keamanan. (Foto: Reuters)

Mali dan mitra internasionalnya telah memerangi ekstremis KKB selama hampir satu dekade. Situasinya menunjukkan tanda-tanda memburuk setelah Prancis mulai menarik pasukannya menyusul serangkaian perselisihan dengan pemerintah Mali.

Pada 2013, Prancis memimpin operasi militer untuk mengusir militan Islam dari kekuasaan di kota-kota besar di utara Mali. Tetapi elemen-elemen itu akhirnya berkumpul kembali dan mulai melakukan serangan ke arah selatan terhadap militer dan penjaga perdamaian PBB.

Rencana penarikan Prancis datang setelah junta yang dipimpin oleh Kolonel Assimi Goita melakukan dua kudeta dalam periode sembilan bulan pada 2020 dan 2021. Para pengamat khawatir kekacauan tersebut telah menciptakan kekosongan kekuasaan lain bagi para ekstremis untuk melakukan lebih banyak serangan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Kronologi KKB Tembak 2 Warga Sipil di Yahukimo, Korban Dibuntuti 2 Pelaku Gunakan Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal