Siswa di DIY Hanya Belajar 3,5 Jam di Sekolah saat New Normal

Agregasi Harianjogja
Ilustrasi new normal di sekolah. (Foto: Antara-Syaiful Arif)

YOGYAKARTA, iNews.id - Penerapan sistem dua shift dan satu bangku satu siswa bagi siswa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinilai tidak akan menambah beban sekolah. Dalam hal ini jam belajar siswa di sekolah juga dikurangi, cuma 3,5 jam.

“Biasanya jam pelajaran itu kan tujuh jam, sekarang dibagi menjadi dua sif, masing-masing 3,5 jam. Sehingga lama guru mengajar tetap sama tujuh jam. Yang harus diubah adalah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan),” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Jumat (5/6/2020).

KTSP perlu disesuaikan karena jam pelajaran di sekolah hanya separo dari biasanya. Menurutnya hal ini tidak masalah karena kurikulum nasional hanyalah pedoman, sementara KTSP boleh disesuaikan dengan kondisi di masing-masing sekolah.

Kendati pelajaran tatap muka hanya 3,5 jam, dia menekankan pembelajaran dilakukan tidak hanya di sekolah tapi juga di rumah.

“Di sekolah adalah konsultasi siswa kepada guru untuk bisa lebih banyak belajar di rumah. Belajar di rumah harus, tapi anak akan kesulitan kalau tidak pernah tatap muka,” katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
25 hari lalu

2 Bocah di Bangkalan Satroni Sekolah, Embat Uang Rp1,5 Juta hingga Makan di Ruang Guru

28 hari lalu

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Siswa di Lampung Selatan Belajar Daring

2 bulan lalu

Motif Siswa SMKN 5 Takalar Tebas Teman di Ruang Kelas, Diduga Dedam akibat Pengeroyokan

2 bulan lalu

Hacker Peretas Ratusan Website Universitas hingga Perusahaan Ditangkap, Akses Data Dijual

2 bulan lalu

Kasus Guru Dikeroyok di Balikpapan Naik Penyidikan, 2 Siswa Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal