Sita Pemindai Wajah, Taliban Bisa Identifikasi Warga yang Bantu AS

Berlianto
Taliban menyita alat pemindai wajah yang ditinggalkan pasukan Amerika Serikat (AS). (Foto/Business Insider)

Investigasi intelijen menyeluruh dari sumber open source terhadap peralatan pasukan keamanan Afghanistan oleh Oryx, outlet berita yang berfokus pada konflik yang dipercaya oleh media utama AS termasuk Forbes, memperkirakan bahwa Taliban telah mendapatkan sebanyak 715 Humvee dan truk ringan lainnya, ditambah lusinan kendaraan lapis baja dan sistem artileri berat, dalam beberapa pekan terakhir.

Outlet tersebut melaporkan bahwa dua tank Tentara Nasional Afghanistan, lusinan sistem mortir, dan senjata anti-pesawat, beberapa di antaranya adalah sisa dari Perang Soviet-Afghanistan tahun 1980-an, meriam howitzer 17 122 mm D-30, 141 US Navistar International truk, 21 kendaraan lapis baja tahan ranjau Oshkosh, buldoser, ekskavator, dan peralatan lainnya termasuk yang jatuh ke tangan Taliban.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal