Setiap barang yang masuk maupun keluar, akan menjalani pemeriksaan secara intensif. Barang-barang ini akan menjalani pemeriksaan menggunakan peralatan standar internasional, X-ray, explosive detector maupun metal detector lainnya. “Setiap barang akan ditempatkan sesuai dengan maskapainya,” tuturnya.
Pelaksana Tugas Sementara (PTS) GM Bandara YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan, saat ini memang baru ada dua maskapai yang melayani penerbangan di YIA. Yakni Batik Air dan Citilink.
Batik Air sudah melayani rute penerbangan ke YIA-Cengkarang dua kali dalam sehari dan rute YIA-Palangkaraya dan YIA-Samarinda. Sementara untuk Citilink baru rute Halim Perdanakusuma Jakarta-YIA pulang pergi. “Kita sudah siapkan layanan cargo, tetapi memang maskapai belum memanfaatkan,” ujarnya.
Pada pertengahan bulan ini, AirAsia juga akan membuak rute baru penerbangan YIA-Denpasar Bali dan Batik Air menambah rute YIA-Lombok.