Ternak Terjangkit LSD di Bantul Melonjak hingga 552 Ekor

Yohanes Demo
Peternak di Bantul di minta untuk mewaspadai adanya penularan penyakit LSD pada hewan sapi. (Foto: Antara)

Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengatakan, meski banyak sapi yang terjangkit LSD, namun penularannya tak semasif penyakit mulut dan kuku atau PMK beberapa waktu lalu. Demikian juga pengobatannya relatif murah dan sapi cepat sembuh.

"Tingkat fatalitasnya rendah namun yang penting peternak harus menjaga kandang tetap bersih," ujarnya.

Sebagai langkah antisipatif, Joko meminta para peternak memperhatikan kebersihan kandang. Hewan yang terkena LSD segera dikarantina agar tidak menularkan ke hewan ternak lainnya. Langkah karantina ternak yang sakit itu dinilai sangat penting dilakukan karena mayoritas penyebaran kasus LSD diwilayahnya disebabkan oleh cathak atau kutu hewan ternak.

"Cathak menggigit hewan ternak dan menghisap darahnya," ucapnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
16 hari lalu

Tragis! Tersengat Listrik Saat Cari Pakan Ternak, Buruh Tani di Bantul Tewas di Atas Pohon

3 bulan lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

4 bulan lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

5 bulan lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

5 bulan lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal