Ukraina Terima Rudal Anti-kapal dan Howitzer dari Denmark dan AS

Umaya Khusniah
Denmark telah mengirimkan bantuan berupa rudal anti-kapal Harpoon untuk tentara Ukraina. (Foto : Reuters)

Setelah meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari, Rusia memberlakukan blokade angkatan laut di pelabuhan Ukraina. Hal itu menghambat ekspor biji-bijian penting. Rusia juga menggunakan armada Laut Hitam untuk meluncurkan serangan rudal terhadap Ukraina.

Reznikov mengatakan Ukraina juga telah menerima berbagai artileri berat, termasuk howitzer self-propelled M109 buatan AS yang dimodifikasi. Hal itu akan memungkinkan militer Ukraina untuk menyerang target dari jarak yang lebih jauh.

Rusia mengatakan pasukannya sedang dalam operasi khusus untuk mendemiliterisasi Ukraina dan menyingkirkannya dari nasionalis radikal anti-Rusia Ukraina dan sekutunya menyebut itu sebagai dalih palsu untuk menyerang Ukraina.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
11 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

1 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

3 bulan lalu

Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua

3 bulan lalu

Dramatis! Evakuasi Pilot Amerika Tewas di Yahukimo, TNI Sisir Lokasi Kejar Pelaku

6 bulan lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal