Waduh, Kapal Penjaga Pantai Filipina dan China Nyaris Tabrakan

Anton Suhartono
Kapal patroli pantai China. (foto: Antara)

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Senin kemarin mengatakan, negaranya memiliki hak berdaulat atas kawanan itu.

Putusan arbitrase internasional di Den Haag, Belanda, pada 2016 membatalkan klaim China atas rute air strategis itu.

Protes diplomatik Filipina ini merupakan yang terbaru dari lebih dari 200 kali yang diajukan terhadap China. China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan sebagai wilayahnya melalui 9 garis putus yang juga menjangkau wilayah yang disengketakan dengan Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Kuasai 4,5 Juta Ton, Cadangan Beras Pemerintah Indonesia Unggul Jauh Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara

21 hari lalu

Kecelakaan Maut Tabrakan Mobil dan Motor di Sangihe, 1 Orang Tewas 2 Bocah Terluka

1 bulan lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

2 bulan lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

3 bulan lalu

Kecelakaan Maut 2 Motor Tabrakan di Mojokerto, 3 Orang Tewas dan 1 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal