Warga Minta Ganti Rugi Lebih Banyak, Pembangunan JJLS Kelok 8 Masih Mengambang

erfan erlin
Kondisi ujung JJLS di Bantul. Pemerintah berencana membangun kelok 8 untuk menyambungkan JJLS Bantul dan Gunungkidul. (Foto : MNC Portal/erfan erlin)

Untuk kelok 8 tersebut nanti jalan yang dibangun memiliki lebar sekitar 50-60 meter. Dan untuk itu nanti ada 50 warga lagi yang terkena proyek kelok 8. Sehingga total ada 100 warga pemanfaat Tanah Tutupan Jepang yang tanahnya terkena proyek JJLS dengan bentuk kelok 8 tersebut. "Awalnya hanya 30 meter lebarnya. Sekarang berubah jadi 50-60 meter," ujar dia.

Warga sendiri sebenarnya tidak mempermasalahkan tanah mereka untuk proyek JJLS ini. Namun mereka meminta adanya ganti rugi secara keseluruhan. Tidak hanya pohon, tanah mereka juga harus mendapatkan ganti rugi.

Tuntutan ganti rugi itupun sebenarnya tidak terlalu besar karena mereka hanya meminta tanah mereka dihargai Rp500.000 sampai Rp750.000 permeternya. Mereka tidak menuntut ganti rugi dengan nilai jutaan permeternya.

"Jadi wajarlah kami meminta ganti rugi. Sama seperti yang lain. Jangan hanya karena status tanah belum dikembalikan ke kami terus tidak mendapat ganti rugi. Jelas-jelas di kelurahan tanah tersebut statusnya milik kami, letter c-nya atas nama kami," ujar dia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

KSAL Kunjungi Kapal 2 Armada Perang Jepang, Kapal Selam dan Fregat

57 tahun lalu

Khofifah Ganti Rugi Rp20 Juta bagi ASN Korban Motor Dibakar Massa saat Demo Ricuh

57 tahun lalu

Kisah KNIL Hadapi Jepang: Tentara Pribumi Dipaksa Bertempur dengan Persenjataan Minim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal