Menurut Amril Daulay, dominasi permainan tanpa efektivitas hanya akan menjadi catatan statistik. Tim pelatih ingin para pemain lebih tajam dalam memanfaatkan peluang, terutama saat berada di momen krusial pertandingan.
"Nah itu yang akan kita perbaiki juga. Kalau kita bisa mendominasi pertandingan dan memenanginya, itu yang akan lebih baik. Jadi kita akan fokus ke situ, ke efisiensi finishing nanti," lanjut Amril.
Kekalahan dari Vietnam pada fase grup SEA Games 2025 disebut Amril sebagai pelajaran penting. Meski menguasai jalannya laga, Timnas Futsal Indonesia gagal mengonversi peluang menjadi gol.
Saat ini, latihan masih dipimpin Amril Daulay. Pelatih kepala Hector Souto belum bergabung karena masih dalam perjalanan menuju Indonesia usai menjalani libur di Spanyol.