Fernando Alonso (Foto: Crash)

7 Pembalap F1 yang Kembali dari Pensiun, 2 Sukses Juara Dunia Lagi

Fitradian Dhimas Kurniawan

ENSTONE, iNews.id – Fernando Alonso resmi kembali ke ajang Formula 1 (F1) pada 2021 mendatang bersama Renault Sport. Namun, dia bukan satu-satunya juara dunia yang pernah pensiun lalu kembali balapan.

Pembalap asal Spanyol itu menyatakan pensiun pada akhir 2018. Namun, dia dikabarkan selalu ingin kembali ke dunia yang telah membesarkan namanya seperti sekarang.

Menariknya, pria 38 tahun itu memilih kembali membela Renault. Dia sebelumnya pernah membela tim yang bermarkas di Enstone tersebut pada periode 2002 hingga 2006. Dia bahkan menjadi juara dunia bersama Renault pada 2005 dan 2006.

Meski begitu. Ada banyak juara dunia yang memilih untuk kembali ke pentas F1 setelah sempat memutuskan pensiun. Seperti dirangkum oleh WTF1, berikut daftarnya:

1. Niki Lauda 

Nama Niki Lauda begitu legendaris berkat rivalitasnya dengan James Hunt pada era 1970-an. Dia pun menjadi juara dunia bersama Scuderia Ferrari pada 1975, dan kembali melakukannya di 1977 saat membela McLaren.

Lauda kemudian memutuskan pensiun pada 1979. Namun, dia kembali ke F1 bersama McLaren pada 1984. Dia menjadi sedikit pembalap yang bisa kembali menjadi juara dunia, setelah sempat vakum.

2. Alan Jones 

Pembalap asal Australia ini memulai kariernya pada 1975. Berkat performanya, dia lalu sukses menjadi juara dunia bersama Williams Racing pada 1980. Tetapi, dia memutuskan pensiun pada akhir 1981.

Meski begitu, dia langsung kembali ke F1 pada 1983 untuk menjalani satu balapan saja sebelum pensiun lagi. Namun, Jones kembali balapan di F1 pada 1985 selama dua musim. Setelah itu, dia akhirnya benar-benar pensiun pada akhir 1986.

3. Alain Prost 

Prost dikenal sebagai salah satu pembalap bertalenta. Dia menjadi salah satu rival terberat Ayrton Senna saat masih membela McLaren. Meski berhasil mendapat tiga gelar juara dunia, perseteruan Prost dengan Senna membuatnya memilih pindah ke McLaren pada 1990.

Namun, performa mobil buatan Ferrari yang buruk membuat Prost kesal, dan menghina pabrikan asal Italia itu. Dia pun dipaksa pensiun pada akhir 1991. Tetapi, dia kembali bersama Williams pada 1993, dan menjadi juara dunia di musim itu sebelum akhirnya pensiun secara permanen.

4. Nigel Mansell 

Mansell merupakan pembalap yang memiliki reputasi bagus, mendapat tempat di F1 sejak 1980 bersama Lotus. Setelah bertahun-tahun berjuang, dia berhasil menjadi juara dunia menggunakan Williams pada 1992.

Setelah sukses menjadi juara dunia, dia langsung pensiun. Namun, tujuannya pensiun adalah mengikuti ajang balap IndyCar pada 1993 dan 1994, sama seperti Alonso. Tetapi, dia akhirnya kembali ke F1 pada 1994 dan 1995.

5. Michael Schumacher 

Siapa yang tidak mengenal Michael Schumacher. Setelah menjadi juara dunia bersama Benetton di 1994 dan 1995, dia mendominasi F1 periode 2000 hingga 2004, dan pensiun pada 2006.

Namun, ketika Mercedes-AMG memutuskan kembali ke F1 pada 2010, mereka memutuskan membawa serta Schumacher. Sayang, performanya tak seperti dahulu, dan akhirnya pensiun lagi pada 2012.

6. Kimi Raikkonen 

Pembalap berkarakteristik dingin ini sudah menampilkan performa hebatnya, sejak debut bersama Sauber pada 2001. Berkat kemampuannya itu, McLaren merekrutnya di musim berikutnya.

Raikkonen lalu pindah ke Ferrari pada 2007, dan menjadi juara dunia musim itu. Meski begitu, Raikkonen dipaksa pensiun oleh Ferrari pada 2009. Setelah beberapa tahun di ajang reli, dia kembali ke F1 pada 2012 dan terus bersaing hingga sekarang.

7. Jenson Button 

Button sempat digadang sebagai pembalap muda berbakat sejak pertama kali tampil pada 2000. Dia pun menjadi rebutan sejumlah tim, seperti Renault dan Williams.

Namun, kesuksesan Button justru tiba saat membela Brawn GP pada 2010. Setelah itu, dia pindah ke McLaren dan pensiun pada 2016. Tetapi, dia ditarik keluar dari masa pensiunnya pada 2017 untuk menggantikan Alonso yang sibuk balapan di IndyCar. Button kemudian kembali pensiun.


Editor : Abdul Haris

BERITA TERKAIT