Keyakinan Antonius juga dipengaruhi peta persaingan. Beberapa pasangan papan atas dunia dipastikan absen, termasuk Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang selama ini kerap menjadi batu sandungan.
Menurut Antonius, ancaman paling serius hanya datang dari ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang berstatus unggulan pertama.
“Memang gak mudah kan, memang di atasnya Fajar/Fikri masih ada Aaron Chia/Soh Wooi Yik, terus Seo (Seung Jae/Kim Won Ho) gak main kan ya. Aaron Chia/Soh Wooi Yik aja,” sambungnya.
Meski peluang terbuka, Antonius mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah. Dia menilai sektor ganda putra selalu menyimpan kejutan, terutama dari pasangan non unggulan.
“Tapi tentu kan di ganda putra itu kita juga gak boleh lengah, di bawah-bawahnya juga itu gak seimbang semua, kita lengah dikit atau kita gak main gak in, start di lapangan gak bagus, kita bisa kalah,” ujarnya.
Antonius juga menyoroti kekuatan negara lain seperti Jepang, Taiwan, dan Malaysia yang memiliki kedalaman skuad merata.
“Makanya kita harus juga waspada juga dengan yang bawah-bawah, yang lainnya. Ada Jepang (Takuro Hoki/Yugo) Kobayashi, terus banyak lah pemain-pemain di Taiwan banyak sekali, ya kan. Malaysia juga backupnya gak jelek juga kan,” ucap Antonius.