Ada Gap Peringkat Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie Senggol PBSI

Cikal Bintang Raissatria
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. (Foto: PBSI)

"Ya, saya rasa itu menjadi PR untuk tim di tunggal putra juga sih. Ya, mungkin juga dengan pergantian pelatih juga. Mungkin ya masih ada adjust juga," kata Jojo di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (26/1/2025) lalu. 

"Dan ya saya rasa mungkin harus bisa lebih banyak mempromosikan yang junior ya, seperti ya mungkin Alwi (Farhan), (Yohanes) Saut, sama Ubed (Moh Zaki Ubaidillah) harus segera lebih banyak dikasih jam terbang kalau menurut saya," ucapnya. 

Dalam beberapa tahun terakhir, tunggal putra Indonesia memang lebih sering mengandalkan Jojo dan Ginting untuk mentas di turnamen elite. Alhasil, kesempatan pemain muda untuk unjuk gigi di level atas menjadi sulit. 

Jojo mengatakan, jam terbang bagi pemain muda sangat penting untuk perkembangan karier mereka. Namun di sisi lain, federasi juga harus bersabar melihat proses berkembang mereka. 

Suami Shania Junianatha itu berharap, PBSI tidak melulu hanya melihat hasil. Menurutnya, yang paling penting federasi memberi kesempatan dulu kepada para pemain muda agar mereka merasakan pertarungan yang levelnya di atas mereka. 

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yohanes Saut Mundur dari Pelatnas, Begini Respons PBSI

57 tahun lalu

PBSI Rombak Besar-besaran, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah

57 tahun lalu

Indonesia Takluk dari Malaysia di Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2026. Bentrok Thailand di Perempat Final

57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal