Memasuki gim kedua, situasi tak banyak berubah. Alwi kembali memegang kendali penuh sejak reli awal, sementara wakil Thailand tampak tertekan menghadapi tempo cepat tuan rumah.
Teeraratsakul sempat tertinggal 1-5, lalu semakin kesulitan mengejar ketertinggalan. Alwi terus mencuri poin hingga unggul 7-2 dan menutup interval gim kedua dengan skor mencolok 11-2.
Selepas jeda, Alwi sama sekali tidak mengendurkan serangan. Dia memperlebar jarak menjadi 16-5 dan menjaga konsistensi hingga akhir laga.
Gim kedua berakhir dengan skor 21-6. Laga final tuntas dalam waktu total 25 menit, menegaskan superioritas Alwi sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini mengantarkan Alwi naik podium tertinggi Indonesia Masters 2026. Gelar tersebut menjadi titel Super 500 pertama sepanjang karier profesionalnya.
Kesuksesan ini juga menjadi debut manis Alwi sebagai juara di turnamen Indonesia Masters, sekaligus sinyal kuat kebangkitan tunggal putra Indonesia di level internasional.