Alwi tampil dominan sepanjang pertandingan melawan unggulan keempat tersebut. Dia menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-9, sekaligus mengakhiri langkah Jonatan di turnamen BWF World Tour Super 750 itu.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Alwi sebelum berhadapan dengan Antonsen. Terlebih, Alwi berhasil memperlihatkan perkembangan permainan saat menghadapi lawan yang sebelumnya selalu menyulitkan dia.
Alwi mengakui pertandingan melawan Jonatan bukan tantangan mudah. Meski menang dengan selisih angka cukup jauh, dia tetap memberikan penghormatan kepada seniornya tersebut.
Menurut Alwi, perubahan terbesar dibandingkan pertemuan sebelumnya terletak pada kemampuannya mengendalikan emosi. Dia mampu menjaga permainan tetap terarah tanpa terlalu terburu-buru mengejar poin.
"Tentu tidak mudah lawan koh Jonatan tapi dibanding pertemuan sebelumnya hari ini saya bisa lebih mengontrol nafsu dan emosi saya, itu yang bisa membuat saya tampil lebih baik," kata Alwi.
Bagi Alwi, kemenangan tersebut juga terasa istimewa karena diraih atas pemain yang selama ini menjadi panutannya. Dia mengaku selalu menikmati kesempatan bertanding melawan Jonatan.
"Saya juga selalu senang dan terhormat bisa melawan dia lagi karena dia adalah idola saya," ucapnya.