Siti Fadia Silva Ramdhanti/Ribka Sugiarto menargetkan bisa menjadi juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022. (Foto: Twitter/@INABadminton)
Andhika Khoirul Huda

JAKARTA, iNews.id - Ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramdhanti/Ribka Sugiarto menargetkan bisa menjadi juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022. Kejuaraan dunia sebagai ajang pembuktian bagi Ribka dan Fadia.

Fadia/Ribka dipecah sejak ajang SEA Games 2021 pada April 2022 lalu. Setelah itu Fadia berduet dengan Apriyani Rahayu, sedangkan Ribka berpartner dengan Febby Valencia Dwijayanti Gani.

Sejak itu, Apriyani/Fadia telah sukses meraih emas SEA Games 2021. Lalu, mereka juga lolos tiga kali ke final BWF World Tour yang dua di antaranya keuar sebagai juara, yakni di Malaysia Open 2022 dan Singapore Open 2022.

Sementara Ribka masih belum menunjukkan prestasi gemilang bersama Febby. Pencapaian terbaik mereka adalah mencapai babak perempat final dua kali yang masing-masing didapat di Indonesia Masters 2022 dan Malaysia Open 2022.

Akan tetapi, kini Fadia/Ribka kembali disatukan dalam ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 yang akan digelar di Tokyo, Jepang, pada akhir Agustus mendatang. Sebab, ranking mereka yang lama di posisi 28 dunia masih memenuhi persyaratan untuk mengikuti turnamen tersebut, sementara jika menggunakan ranking dengan pasangan anyar mereka tak bisa mentas di ajang paling bergengsi di dunia bulu tangkis itu.

Melihat kesenjangan prestasi antara dirinya dan Fadia sejak dipisahkan, Ribka mengatakan bahwa dirinya menargetkan untuk merengkuh gelar juara dunia 2022. Pasalnya, dia berambisi ingin membuktikan diri memiliki kualitas sebagai pemain top dunia.

“Targetnya sama Fadia pastinya pengen juara, pengen buktiin dari akunya juga, tapi ya step by step aja,”  kata Ribka kepada awak media di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Ribka/Fadia pun memberi jawaban kompak ketika ditanya apa arti dari comeback mereka berdua di Kejuaraan Dunia 2022 ini. Mereka sama-sama yakin bahwa ini adalah momen spesial sehingga mereka berambisi untuk memberikan yang terbaik.

“Artinya penting buat kita karena mau tunjukkan yang terbaik. Kami nggak pikir nanti mau dipecah lagi atau bagaimana karena pertandingan juga belum. Jadi fokus saja dulu satu-satu,” ujar Fadia.

 “Pasti ada perasaan spesial setelah dipasangkan lagi. Dari dalam lubuk hati pasti pingin kasih yang terbaik sama Fadia,” sahut Ribka.

Fadia/Ribka pun telah melakoni laga comeback perdana mereka dalam pertandingan eksibisi Piala Presiden 2022. Mereka berhadapan dengan ganda campuran legendaris Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.

Sayangnya, Fadia/Ribka kalah 18-21 dalam laga yang hanya digelar satu gim itu meski sempat unggul 11-10 saat interval. Kendati demikian, mereka mengaku senang bisa bermain bersama peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu karena mereka anggap sebagai lawan sparring yang bagus dalam menatap Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022. 



Editor : Ibnu Hariyanto

BERITA TERKAIT