Capaian itu membuat Amri/Nita menjadi salah satu pasangan yang paling diperhitungkan dalam persaingan ganda campuran Indonesia menuju Olimpiade 2028. Konsistensi mereka akan menjadi modal penting untuk menjaga posisi dalam peringkat dunia.
Berbeda dengan Amri/Nita, Dejan/Felisha masih harus melewati pembuktian. Pasangan yang baru dipasangkan sejak bulan lalu itu belum menunjukkan hasil maksimal dalam tiga turnamen yang sudah mereka ikuti.
Nova bahkan memberikan catatan khusus kepada Dejan/Felisha. Peluang mereka untuk tampil di turnamen besar berikutnya akan sangat ditentukan oleh performa dalam lima pertandingan mendatang.
"Tapi Dejan/Felisha ya tergantung dari lima pertandingan ini. Kalau hasilnya bagus, dia masih bisa ikut di turnamen besar. Tapi kalau enggak bagus hasilnya, ya mereka mungkin merangkak dari mungkin 100–300 dulu," tambah Nova.
Catatan Dejan/Felisha di rangkaian turnamen Eropa memang belum memuaskan. Dari tiga kompetisi yang dijalani, pencapaian terbaik mereka hanya mencapai babak 16 besar Hylo Open 2026 level Super 500.