Memasuki gim kedua, situasi tidak banyak berubah. Apriyani/Lanny kembali tertinggal cepat 1-6 akibat tekanan agresif lawan.
Pearly/Thinaah tampil tanpa kompromi. Kombinasi permainan depan net dan serangan cepat dari belakang membuat pasangan Indonesia terus berada dalam posisi bertahan.
Perolehan poin pasangan Malaysia terus bertambah dengan relatif mudah. Apriyani/Lanny kesulitan keluar dari tekanan panjang.
Gim kedua pun berjalan satu arah. Pearly/Thinaah menutup pertandingan dengan kemenangan telak 21-9.
Kekalahan ini membuat Apriyani/Lanny harus puas berhenti di semifinal Indonesia Masters 2026. Meski gagal melangkah ke final, turnamen ini menjadi bagian penting dalam proses adaptasi mereka sebagai pasangan baru.
Sementara itu, Pearly/Thinaah mengukuhkan status unggulan dengan performa solid dan melangkah ke final tanpa kehilangan satu gim pun di semifinal.