Ashleigh Barty Pesimistis Turnamen Tenis Bisa Segera Berlangsung

Fitradian Dimas Kurniawan
Petenis Australia, Ashleigh Barty (Foto: WTA)

MELBOURNE, iNews.id - Petenis nomor satu dunia, Ashleigh Barty mulai cemas dengan situasi terkini. Gara-gara pandemi corona, dia pesimistis turnamen tenis tahun ini bisa digelar kembali.

Sebelumnya ada beberapa kejuaraan yang terpaksa ditiadakan. Turnamen Grand Slam Wimbledon 2020 resmi dibatalkan. Sementara Prancis Terbuka ditunda hingga September 2020.

Barty khawatir turnamen akan ditunda lebih lama lagi. Namun dia tetap memprioritaskan kesehatan di tengah situasi seperti ini.

“Masa-masa ini sangat menantang dan berbeda. Tentunya karena saya belum pernah mengalami sesuatu yang seperti ini sebelumnya. Terlalu banyak yang belum diketahui,” kata Barty di laman resmi WTA.

“Kami tidak bisa terlalu khawatir. Keputusan penundaan tidak bisa kami kendalikan. Sebagai olahraga berskala internasional, ada kemungkinan bisa berlangsung lebih lama,” ujarnya.

Jika situasi sudah kondusif, Barty yakin bakal kembali tampil secara kompetitif. Dia sudah tak sabar kembali ke lapangan.

“Pemain tenis tersebar di seluruh dunia. Kami harus memastikan kesehatan mereka terjamin. Kami semua harus tetap bersiap dan segera tampil ketika keadaan membaik,” tutur Barty.

Editor : Bagusthira Evan Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Janice Tjen Tembus 32 Besar Cincinnati Open 2026 usai Duel 3 Jam 14 Menit

1 bulan lalu

GMSB Kuningan Berubah Total! Kini Ada Pickleball dan Tenis, Spot Olahraga Baru di Jakarta

2 bulan lalu

Drama 2 Jam 20 Menit! Janice Tjen Nyaris Tumbangkan Samsonova di Toronto

2 bulan lalu

Ethan Jake Frans Cetak Sejarah! Petenis 14 Tahun Indonesia Tembus Wimbledon Junior 2026 Tanpa Kualifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal