Dia juga menilai penyelenggaraan ARS 2026 memberikan alternatif bagi pelajar yang memiliki ketertarikan terhadap dunia balap.
“Hebat kalian, jadi event ini bisa ikut mengurangi balap liar yang selama ini lebih banyak diikuti anak-anak SMA. Lebih baik balapan di sini, kan,” sambungnya.
Mahardiga kemudian menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam ajang tersebut, termasuk ARS dan by.U yang mendukung penyelenggaraan kompetisi.
“Terima kasih buat ARS, by.U, dan anak-anak SMA yang sudah bikin event sekeren ini,” ujarnya.
ARS 2026 mencatatkan konsep berbeda karena seluruh kepanitiaannya melibatkan pelajar SMA yang masih aktif bersekolah. Para siswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga terlibat dalam pengelolaan kompetisi.