Marquez menjelaskan, masalah muncul saat menggunakan ban bekas dan beralih ke peta 3.
“Mesin motor ini sulit dipahami. Dengan ban bekas, saya beralih ke peta 3. Namun dengan peta ini, motornya melaju sangat kencang; sama seperti kecelakaan sebelumnya. Sulit dipahami mengapa saya tidak bisa menggunakan rem belakang,” tambahnya.
Insiden yang dialami Marquez menjadi gambaran betapa menantangnya Balaton Park, terutama ketika dikendarai dengan motor yang bukan prototipe MotoGP. Kecepatan tinggi dan teknik pengereman yang berbeda membuat para pembalap harus beradaptasi ekstra.
Meski begitu, sesi uji coba ini memberi keuntungan bagi pembalap Ducati untuk memahami karakter lintasan. Informasi ini akan menjadi modal berharga menjelang balapan resmi di Hungaria.
Sebelum beraksi di Balaton Park, para pembalap Ducati akan terlebih dahulu tampil di seri Austria pada 15–17 Agustus 2025 di Red Bull Ring, Spielberg. Dua balapan beruntun ini akan menjadi ujian penting bagi Marquez untuk mengasah performanya bersama Ducati.
Dengan reputasinya sebagai salah satu pembalap paling berbakat, Marquez diyakini akan menjadikan pengalaman jatuh di Balaton Park sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik di seri-seri berikutnya.