Final putri menghadirkan duel intens antara STKIP Pasundan Cimahi dan UPI Bandung. Meski berstatus kuda hitam, STKIP tampil penuh determinasi dan akhirnya menang 2-1. Dua gol kemenangan dicetak oleh Zilfa Aninda Zefanya, yang bermain luar biasa sepanjang laga.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. UPI dominan dalam penguasaan bola, namun STKIP tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang kecil.
“Lawan sebenarnya tampil cukup dominan dan banyak menciptakan peluang. Tapi kami berupaya untuk tetap solid dan keluar dari tekanan. Hingga akhirnya kami bisa mencetak gol dan memastikan kemenangan," tutur Zilfa.
Rivalitas makin panas ketika UIN Sunan Gunung Djati bertemu STKIP Pasundan Cimahi di final putra. Sorak-sorai ratusan pendukung membuat atmosfer GOR UNJ memanas. Laga ketat ini berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan UIN Sunan Gunung Djati.
Gol penentu datang dari Rafli Wahyudi di menit-menit akhir, menjadikannya pahlawan kemenangan tim.
“Sebenarnya saya tidak menyangka bisa mencetak gol kemenangan. Gol itu tidak akan terjadi kalau pelatih tidak percaya kepada saya. Saya hanya mencoba membayar kepercayaan tersebut dan berjuang untuk tim. Alhamdulillah, kami bisa membuktikan bahwa mental baja yang terus diasah selama latihan benar-benar jadi pembeda di pertandingan final. Kemenangan ini bukan hanya soal strategi, tapi juga tentang keyakinan dan doa yang selalu menjadi bagian dari proses sebelum bertanding," ucap Rafli.
Wakil Dekan III FIKK UNJ, Dr Hendro Wardoyo M.Pd, turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya Campus League, terutama sebagai wadah pembinaan talenta muda.
“Kerja sama dengan Campus League dalam menyelenggarakan kompetisi futsal ini merupakan salah satu bentuk konkret dukungan kami untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, khususnya cabor futsal. Kami mendukung penuh setiap upaya peningkatan prestasi olahraga di tingkat perguruan tinggi yang menjadi second line sebelum menjadi atlet tingkat nasional dan menjadi wakil Indonesia di kancah internasional," ujarnya.