"Targetnya adalah medali,"imbuh Fadia.
Apriyani Rahayu debut di cabang olahraga bulu tangkis dengan bergabung di klub Pelita Bakrie pada tahun 2011. Empat tahun kemudian, ia pindah ke klub Jaya Raya Jakarta.
Kemampuannya yang mumpuni membuatnya ditarik untuk memperkuat Timnas Badminton Indonesia di level junior pada tahun 2014-2016. Di awal bergabung, Apriyani Rahayu berhasil membawa medali perak di nomor ganda putri bersama Rosyita Eka Putri Sari pada Kejuaraan Dunia Junior 2014.
Lalu di tahun 2015, ia lagi-lagi berhasil meraih medali perunggu untuk nomor ganda campuran pada Kejuaraan Dunia Junior. Apriyani Rahayu kembali menyabet medali perunggu pada tahun 2016.
Barulah di tahun 2017, gadis yang kerap berpenampilan tomboy ini resmi berlatih untuk Timnas level senior. Duetnya bersama Greysia Polii pada Olimpiade Tokyo 2020. membawa Indonesia meraih medali emas.
Prestasi itu membuat keduanya sempat menempati posisi ke-6 sebagai ganda putri terbaik dunia. Bahkan sebelumnya, Apriyani dan Greysia Polii juga berhasil meraih medali emas dalam ajang Asean Games 2019.