Dia juga menyoroti kerja tim yang solid sepanjang akhir pekan balapan. Menurut dia, hasil ini tidak lepas dari kontribusi seluruh kru dan dukungan sponsor.
“Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik, dan tim bekerja dengan baik akhir pekan ini. Saya ingin berterima kasih kepada semua staf dan sponsor kami atas dukungan mereka,” sambungnya.
Aoyama mengakui momen red flag memberi pengaruh besar dalam jalannya balapan. Situasi tersebut mengubah dinamika lomba dan membuka peluang bagi kedua pebalap Honda Team Asia untuk tampil lebih kompetitif.
“Balapan hari ini sangat panas dan seru. Bendera merah mengubah segalanya, dan kemudian kami melakukan restart singkat lima lap,” ujarnya.
“Dalam balapan kedua itu, kedua pembalap berada di posisi yang lebih baik untuk mendorong dibandingkan dengan bagian pertama,” tambah Aoyama.
Podium ini menjadi yang pertama bagi Veda Ega dan Honda Team Asia di musim 2026. Hasil tersebut semakin menegaskan potensi besar pebalap asal Gunungkidul itu di level dunia.
Sebelumnya, dia juga tampil menjanjikan dengan finis posisi kelima pada seri pembuka Moto3 Thailand 2026. Konsistensi itu membuatnya kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026 dengan 27 poin.
Di puncak klasemen, Maximo Quiles mengoleksi 45 poin, disusul Marco Morelli dengan 28 poin. Persaingan musim ini pun semakin terbuka setelah munculnya kejutan dari Veda Ega.