Kekalahan di German Open 2026 langsung dijadikan bahan evaluasi menuju All England 2026. Pasangan ganda putri Pelatnas PBSI Cipayung ini menilai fokus di poin akhir harus ditingkatkan, terutama dalam mengantisipasi bola tanggung.
“Evaluasinya jelas kami harus lebih fokus di poin-poin akhir. Terutama antisipasi bola-bola tanggung atau setengah-setengah, itu harus lebih siap lagi ke depannya,” ujar Tiwi.
Fadia menegaskan prioritas terdekat adalah pemulihan kondisi fisik sebelum bertolak ke Birmingham. Dia memastikan tetap ingin memaksimalkan waktu latihan jika ada kesempatan sebelum pertandingan dimulai.
“Untuk persiapan menuju All England, yang pertama tentu recovery kondisi dulu karena hari ini habis main semifinal. Kalau besok ada kesempatan latihan, kami tetap mau latihan supaya lebih siap. Pastinya kami ingin memberikan yang terbaik di All England nanti,” pungkas Fadia.
All England 2026 akan digelar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret 2026. Pada babak pertama, Tiwi/Fadia dijadwalkan menghadapi pasangan Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, dalam upaya membuka lembaran baru setelah kegagalan di German Open.