Marc Marquez dinilai dalam fase penurunan performa akibat cedera yang berlarut-larut. Penilaian itu diungkapkan Ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo.(Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
Cikal Bintang Raissatria

PALMA, iNews.id- Marc Marquez dinilai dalam fase penurunan performa akibat cedera yang berlarut-larut. Penilaian itu diungkapkan Ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo.

Belakangan Marquez kerap terjatuh menjelang balapan di MotoGP. Pada 2021 silam, The Baby Alien harus absen dalam dua balapan terakhir setelah terjatuh saat berlatih secara individu menjelang MotoGP Algarve 2021.

Setelah itu, pembalap kelahiran Cervera itu akhirnya pulih dan dinyatakan siap tampil di MotoGP 2022. Akan tetapi, petaka terjadi setelah kembali terjatuh saat melakukan pemanasan menjelang MotoGP Indonesia 2022.

Sejumlah kejadian itu memperparah kondisi diplopia yang diderita Marquez. Kabarnya, masalah diplopia yang dialaminya kembali kambuh setelah terjatuh di MotoGP Indonesia 2022. Melihat sejumlah kejadian itu, Chicho merasa prihatin dengan Marquez.

Chicho menyebut Marquez sedang dalam fase penurunan karier. Dia ragu Marquez akan kembali tampil dalam performa terbaiknya jika kembali ke lintasan balap.

"Kami menyaksikan fase penurunan seorang pembalap yang, setelah jatuh dan cedera, menemukan dirinya di dalam lubang,” kata Chicho dilansir dari Paddock GP, Sabtu (26/3/2022).

“Akankah dia (Marquez) keluar dari pit ini dengan melakukan apa yang selalu dia lakukan, mencapai batas, atau akankah dia keluar dari pit dengan strategi baru, cara baru memahami balapan, atau cara baru bersaing?,” sambungnya.

Chicho mempertanyakan kondisi Marquez yang saat ini sedang dalam fase penurunan karier. Menurutnya, fase ini sudah lazim terjadi dalam dunia olahraga, termasuk motorsport.

“Secara umum, dalam olahraga, kita telah melihat beberapa atlet terbaik dalam sejarah yang telah menandai musim dan mencapai hal-hal yang paling luar biasa. Mereka semua mengalami fase kemunduran,” ujar Chicho.

“Pertanyaannya adalah: apakah Marc Marquez dalam fase down atau tidak?,” katanya.


Editor : Ibnu Hariyanto

BERITA TERKAIT