Dani Pedrosa Akui Kematian Marco Simoncelli Ubah Hidupnya

Andhika Khoirul Huda
Mantan bintang MotoGP, Dani Pedrosa mengaku kematian pembalap Marco Simoncelli mengubah hidupnya. Pedrosa sempat marah besar kepada Simoncelli

SABADELL, iNews.id- Mantan bintang MotoGP, Dani Pedrosa mengaku kematian pembalap Marco Simoncelli mengubah hidupnya. Pedrosa sempat marah besar kepada Simoncelli

Hal itu karena kecelakaan pada 15 Mei 2011 di MotoGP Prancis. Kecelakaan antara Pedrosa dan Simoncelli terjadi pada lap 18 saat berebut posisi kedua.

Simoncelli yang berusaha menyalipnya malah terjatuh hingga mereka berdua tersungkur di atas gravel. Kejadian itu pun membuat pembalap asal Italia tersebut mendapatkan penalti dan harus memberikan penjelasan kepada Race Director MotoGP.

Insiden tersebut membuat Pedrosa menderita patah tulang selangka yang membuatnya absen dalam tiga balapan hingga posisinya di puncak klasemen tergusur. Saat itu, dia benar-benar marah kepada Simoncelli dan bahkan enggan menjabat tangannya lagi.

“Saya melewatkan tiga balapan, saya membuang kejuaraan dunia yang saya pimpin, ke tempat sampah,” kata Pedrosa dilansir dari Motosan, Minggu (21/7/2024).

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komentar Ai Ogura Masuk Bursa Juara MotoGP 2026: Ogah Jadi Beban, Makin Termotivasi

57 tahun lalu

Veda Ega Pratama Bikin Bangga! Start Posisi Ketujuh di Moto3 Belanda 2026, Peluang Podium Terbuka

57 tahun lalu

Jorge Martin Sabet Pole Position MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez Terlempar ke Posisi Ketujuh

57 tahun lalu

Veda Ega Pratama Curhat usai Kecelakaan Horor di Moto3 Belanda 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal