Ditinggal Jojo dan Chico, PBSI Geber Alwi dan Ubed untuk Cepat Naik Kelas

Bagas Abdiel Kharis Theo
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. (Foto: PBSI)

“Dulu saat Jojo masuk pelatnas, senior di tunggal putra juga nyaris tidak ada. Sekarang situasinya mirip, tapi kami masih punya Ginting yang bisa menjadi panutan bagi para junior,” lanjutnya.

Saat ini, PBSI menaruh harapan besar pada Alwi (20 tahun) dan Zaki (17 tahun), atau yang akrab disapa Ubed, sebagai calon andalan masa depan di tunggal putra. Keduanya diproyeksikan menjalani program latihan dan kompetisi secara intensif untuk mempercepat adaptasi mereka di level internasional.

“Program ini akan difokuskan agar Alwi dan Ubed bisa cepat naik kelas. Kehadiran Ginting juga sangat membantu karena bisa menjadi contoh yang baik bagi adik-adiknya,” tambah Eng Hian.

Lebih jauh, PBSI juga merancang program percepatan untuk seluruh sektor, tidak hanya tunggal putra. Salah satu contoh keberhasilan regenerasi terlihat di sektor ganda putra, di mana pasangan muda Raymond Indra dan Nikolas Joaquin berhasil meraih empat gelar dalam satu musim.

“Ganda putra sudah menunjukkan progres positif meski baru di level turnamen challenge. Sektor lain juga harus bisa mengikuti tren positif ini,” tutup Eng Hian.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
5 hari lalu

Alwi Farhan Buka Suara soal Selebrasi Rolex usai Emas Asian Games 2026: Semua Atlet Layak Diapresiasi

8 hari lalu

Hasil Asian Games 2026: Alwi Farhan Tumbang di Semifinal, Harus Puas Raih Perunggu

9 hari lalu

Hanya Tidur 5 Jam sebelum Bertanding Bikin Jonatan Christie Tumbang di Perempat Final Asian Games 2026 

9 hari lalu

Alwi Farhan Tegaskan Semifinal Asian Games 2026 Tak Cukup: Perjuangan Belum Selesai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal