Indah tidak menutupi rasa kecewanya. Bagi dia, All England memiliki makna besar bagi setiap atlet bulu tangkis karena sejarah panjangnya sebagai kejuaraan tertua di dunia.
“Ya kalau saya pribadi, apalagi saya ya, history saya begitu ya. Maksudnya siapa sih yang atlet yang gak mau main All England? Semua pasti pengen main. Dan ini nyata-nyata bisa main tapi di-cancel gitu. Ya kecewa pasti kecewa sih,” ucapnya.
Meski merasa terpukul, Indah menegaskan dirinya bersama Adnan tetap profesional. Mereka memilih menjadikan situasi ini sebagai motivasi untuk membuktikan kualitas di turnamen berikutnya.
“Tapi ya kita hidup harus tetap berjalan. Masa tiba-tiba ngambek, ya enggak pasti ya. Yaudah kita harus buktiin aja terus,” pungkas Indah.
Absennya Adnan/Indah dari All England 2026 menjadi sorotan karena posisi ranking mereka sudah masuk 32 besar dunia. Kini, pasangan tersebut bertekad menjawab kekecewaan lewat performa di Swiss Open dan Orleans Masters 2026.