Pendekatan agresif tersebut membuat Rachel/Febi mampu menekan Jia/Zhang. Mereka tidak memberikan banyak kesempatan kepada unggulan kedua untuk menguasai permainan lebih dahulu.
Selain strategi menyerang, Rachel/Febi mampu membaca kondisi lapangan yang berangin. Rachel menilai mereka sudah memahami pola permainan yang harus diterapkan saat berada di sisi menang ataupun kalah angin.
“Dengan kondisi lapangan yang berangin kami bisa memanfaatkan situasi itu. Kami sudah tahu harus bermain seperti apa baik saat kalah ataupun menang angin. Puji Tuhan bisa berjalan dengan baik hari ini,” ujar Rachel.
Kemampuan beradaptasi membantu Rachel/Febi mempertahankan kendali pada gim kedua. Mereka akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup gim tersebut dengan skor 21-17.
Rachel menyebut kemenangan atas Jia/Zhang merupakan target awal yang ditetapkan bersama pelatih mereka, Karel Mainaky. Target tersebut berhasil diwujudkan melalui permainan disiplin dalam dua gim.