Anton menyebut bahwa program uji coba ini direncanakan berlangsung hingga akhir 2025, di mana seluruh pasangan akan dievaluasi secara ketat berdasarkan performa dan konsistensi permainan mereka di level turnamen internasional.
"Begitu juga dengan Rian/Yeremia, statusnya uji coba dua turnamen dulu, saya mau lihat seperti apa. Masih ada Rahmat juga yang bisa dicoba," lanjut Anton.
Tujuan utamanya adalah mencari formasi ganda putra paling kompetitif yang mampu bersaing dan membawa pulang gelar di level Super 500 hingga Super 1000.
Jika Fajar/Fikri mampu mempertahankan momentum dan performa terbaik di dua ajang tersebut, bukan tidak mungkin mereka akan ditetapkan sebagai pasangan utama.
"Program ini akan berakhir sampai akhir tahun ini dan akan dievaluasi lagi seperti apa. Jika Fajar/Fikri bisa konsisten permainannya, kemungkinan bisa dipatenkan, begitu juga dengan pasangan-pasangan yang lain yang bisa menunjukkan hasil positif," ujar Anton menegaskan.