Dugaan Kekerasan Seksual Guncang Pelatnas FPTI, Atlet Resmi Lapor Polisi

Cikal Bintang
Dugaan kekerasan seksual dan fisik di Pelatnas FPTI masuk ranah hukum setelah para atlet melapor ke polisi dan federasi menonaktifkan pelatih kepala.

"Kita tidak boleh hanya menuntut atlet berprestasi tapi tidak memberikan perlindungan maksimal kepada mereka," pungkas Yenny.

Anggota Tim Investigasi FPTI, Robertus Robet, menjelaskan TPF masih fokus pada pendalaman dari perspektif korban. Pendekatan tersebut dipilih untuk menjaga sensitivitas serta mencegah trauma ganda saat atlet memberikan keterangan.

"Kita tahu bahwa tidak mudah bagi korban itu untuk secara terbuka, ya kita tahu halangan-halangan ini kan juga diakibatkan oleh sistem nilai, norma dalam masyarakat kita, ketabuan. Sehingga kita ikutilah apa Mbak ini, sensitivitas dan perkembangan emosional dari korban itu sendiri. Sehingga nggak dengan serta-merta gitu," kata Robet.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
15 hari lalu

Jelang Asian Games 2026, 5 Atlet Panjat Tebing Indonesia Dikirim ke China untuk Uji Kekuatan

15 hari lalu

Diperkuat 9 Atlet, Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik 3 Emas Asian Games 2026

26 hari lalu

Veddriq Leonardo Haus Prestasi, Bidik Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

31 hari lalu

Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 2 Perunggu dari Asia Youth Championship Guiyang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal