Selain mendapatkan pedoman dari BWF, para atlet Indonesia juga menerima sosialisasi dari PBSI terkait regulasi integritas dan potensi pelanggaran dalam pertandingan.
Materi sosialisasi diberikan dalam bentuk dokumen yang harus dipahami para pemain. Setelah itu, pelatih bertugas memberikan arahan tambahan agar atlet semakin memahami aturan yang berlaku.
"Iya itu dijelasin kok, dijelasin terus juga selalu di-reminder dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih PDF gitu kan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih di-reminder terus setiap hari, setiap datang sama pelatih," ungkap Amri.
Hal senada disampaikan Nita Violina Marwah. Pasangan Amri tersebut menyebut pelatih menjadi pihak yang meneruskan arahan dari pengurus PBSI kepada para atlet.
"Jadi mungkin kita reminder-nya dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih," tutur Nita.