Selain tata kelola, Erick menyoroti sejumlah program olahraga prioritas yang bakal dijalankan pada 2026. Program tersebut menyasar pembangunan infrastruktur dan penguatan prestasi nasional.
“Kami juga akan fokus terhadap sejumlah program prioritas Kemenpora pada tahun 2026 seperti dalam olahraga terkait pembangunan Akademi Olahraga Nasional & Pusat Pelatihan Tim Nasional Indonesia, revitalisasi Pusat Pelatihan Cibubur menjadi sports & wellness center, Indonesia Sport Summit dan Asian Games,” sambungnya.
Erick menilai pengembangan akademi dan pusat pelatihan nasional sangat krusial untuk mencetak atlet berdaya saing internasional. Revitalisasi fasilitas juga diarahkan agar mendukung pembinaan jangka panjang.
Di sektor kepemudaan, Erick memastikan Kemenpora tidak tinggal diam. Dia menyebut sejumlah program disiapkan untuk meningkatkan kapasitas dan peran generasi muda.
“Lalu, di bidang Kepemudaan kami akan menjalankan program Youth Camp, lomba debat & pidato, dan kolaborasi global pemuda,” tutup Erick.
Seluruh fokus tersebut menjadi pijakan Kemenpora menghadapi 2026. Erick berharap kebijakan yang dijalankan mampu membawa dampak langsung bagi prestasi olahraga nasional dan pemberdayaan pemuda Indonesia.