Persaingan semakin ketat setelah Sham Hyl dari Hong Kong tampil sebagai peserta terakhir. Sham berhasil membukukan nilai 9,713 poin, sekaligus menggeser Sou Cho Man dan Eugenia dari posisi sebelumnya.
Selisih nilai antara Sham Hyl dan Eugenia hanya 0,007 poin. Perbedaan tipis tersebut membuat Eugenia harus puas membawa pulang medali perunggu, sementara Sham meraih emas dan Sou Cho Man mendapatkan perak.
Keberhasilan Eugenia menambah koleksi medali Indonesia dari cabang wushu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dia menjadi salah satu atlet Indonesia yang mampu menembus tiga besar pada nomor changguan putri.
Di sisi lain, atlet wushu Indonesia lainnya, Andrea Simon, belum berhasil masuk papan atas. Andrea menyelesaikan pertandingan di posisi ke-12 dengan nilai 9,603 poin.
Andrea mencatatkan nilai 4,90 untuk kualitas gerakan, 2,703 untuk keseluruhan performa, serta 2,00 untuk tingkat kesulitan. Total tersebut membuat dia berada di bawah Eugenia dalam klasemen akhir nomor changguan putri.
Hasil Eugenia sekaligus menunjukkan ketatnya persaingan nomor changguan putri Asian Games 2026. Tiga besar hanya dipisahkan selisih nilai yang sangat tipis, dengan Sham Hyl di posisi pertama, Sou Cho Man di urutan kedua, dan Eugenia Diva Widodo di peringkat ketiga.