Fikri juga mengakui pasangan Chinese Taipei tampil solid dan memberi tekanan hingga akhir laga. Dia menilai daya juang lawan menjadi salah satu faktor pertandingan berjalan ketat.
“Memang tadi sempat menguasai di lapangan hanya memang lawan juga bermain sangat baik, sangat bagus,” ujar Fikri.
Fikri menilai karakter permainan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh kali ini berbeda dibanding pertemuan sebelumnya. Perubahan pola membuat duel menjadi lebih berbahaya.
“Dan mereka pun daya juangnya ok, sudah ketinggalan beberapa poin tetap selalu berusaha untuk mengejar dan itu juga cukup berbahaya. Sangat berbeda sih dari pola permainan sebelumnya ketika kami bertemu di Australian Open,” lanjut dia.
Lolosnya Fajar/Fikri ke perempat final menjaga peluang Indonesia melangkah lebih jauh di Malaysia Open 2026. Duel melawan Rankireddy/Shetty pun diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti pada babak delapan besar.