"Kami sudah siap dengan strategi yang harus diterapkan. Kondisi lapangan ada sisi yang kalah dan menang angin, menurut saya membuat mereka juga tidak nyaman saat bermain," ujarnya.
Kini tantangan lebih besar sudah menanti. Muhammad Shohibul Fikri mengakui menghadapi Liang/Wang di depan publik sendiri tidak akan menjadi pekerjaan mudah. Namun, dia optimistis karena sudah beberapa kali bertemu pasangan China tersebut.
"Sudah ditunggu Liang/Wang. Melawan tuan rumah bukan hal yang mudah dan mereka pasangan yang sangat baik. Kami sudah sering bertemu mereka, jadi sudah tahu kekurangan dan kelebihannya, juga strategi apa yang harus diterapkan," kata Fikri.
Fikri menegaskan kondisi fisik menjadi perhatian utama sebelum tampil di semifinal. Waktu pemulihan yang singkat akan dimanfaatkan semaksimal mungkin agar bisa tampil dalam kondisi terbaik.
"Yang pasti untuk besok harus siap dan malam ini recovery yang bagus," tegasnya.
Bermodalkan kemenangan meyakinkan atas Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, Fajar/Fikri kini memburu satu kemenangan lagi untuk mengamankan tempat di final China Open 2026. Duel melawan Liang/Wang diprediksi menjadi ujian terberat mereka sejauh ini di turnamen tersebut.